Minggu, 30 Juni 2013

MY STORIES ( ~SERIES~ ): Himawari no Hana [ ひまわりのはな ] -Chapter 6: Mati Lampu?!-

      "Hei, Rena, seperti nya turun hujan, ya?" tanya Vicchan seusai dia menelan biskuitnya. "Hmmm? Nggak tahu, deh. Eeh, Sora-chan, kau 'kan kalau hujan suka main hujan, tuh. Sana lihat, hujannya turun apa nggak," suruh Rena sambil beranjak ke kamar tidurnya. "Oit?! Apa hubungannya aku main hujan dan cuaca?" tanya Sora-chan nada menolak. "Oke, jika hujan, kau tak boleh main hujan, ya?!" Rena mulai ngotot. "Baik! Aku akan memeriksanya, Boss!" Sora-chan menarik kata-katanya dan segera cek keadaan cuaca di luar sana.

      "Turun hujan nggak?" tanya Vicchan seraya mengambil biskuitnya lagi. "Iya! Tapi nggak ada petir kok! Dan cuaca hujan nya cukup aman kok!" Sora-chan segera berlari keluar. "Lho?! Terserah, deh! Aku masuk kamar ya, mau tidur. Jangan terlalu becek ya!" perintah Rena. "Oke, Siapa yang mau ikut main hujan bersamaku?" ajak Sora-chan. "Aku!" Recchan, Vicchan, dan Tsu-kun kompak. "T-T-Tu-Tu-Tunggu! Berarti aku hanya berdua dirumah ini dengan Tomohisa?" pikirku.

      "Lho, Tomohisa? Nggak ikut main hujan? Biasanya kau ikut!" Sora-chan kebingungan. "Aku tidak boleh mandi hujan dirumah teman. Aku juga tidak membawa baju yang cukup banyak untuk mandi hujan.." jelas Tomohisa, yang seakan akan membuat pipi Rena memerah dan terasa badanku hancur berkeping-keping. "Ayo, kita masuk ke kamar" ajak Tomohisa. "O-Oi! Sora-chan! Kau balik ke sini jam berapa? Sekarang jam setengah sembilan, lho!" Rena mulai gemetar kakinya. Karena kedinginan. "Sekitar jam 1 pagi! Itu kalau tidak ada badai dan petir ya! Sekalian aku mau ngadem dan main sebentar!" Sora-chan segera kabur. 

      "B-Busyet! Pulang jam 1 malam?! Lama banget, donk?! Dan dia pasti akan tidur di ruang tamu jika habis mandi, bukan di ruang kamar tidurku!" pikirku. "Ah, bodo lah. Sudah pacar ini, 'kan?" Aku tenang dan enjoy sekali. Aku membuat suhu AC menjadi 26 derajat karena begitu dingin. Biasanya aku memasang 16 atau 18 derajat. Kadang paling panas 20 derajat, itu juga kalau tidak hujan. "Wah, cukup dingin, ya. Disini..." Tomohisa melihat-lihat kamarku. "Y-Ya..." Aku menjawab sambil sedikit menghela nafasku pelan.

      "Ayo, kita tidur." ajak Tomohisa. "K-Kau mau tidur bersamaku?" tanya Rena sambil nge-blush. "Maulah! Aku kan, 'suki da yo' sama kamu!" Tomohisa memeluk Rena. "Ah.... Hangat sekali.. Kaki ku tidak gemetar dipeluknya." gumamku sambil memeluknya juga. Habis, tinggiku dengan tinggi Tomohisa paling hanya beda 6 cm atau 7 cm. "Bagaimana jika kita begadang saja? Kita ngobrol-ngobrol saja?" ajaknya lagi. 

Tiba-tiba... Pet! "Kyaaaaaaaa!" teriakku sambil menjatuhkan diri ke kasur. "T-Tenang. Ada aku disni, Oke?" Tomohisa membuatku tenang. "Y-Ya..." aku menjawab pelan.

Jumat, 28 Juni 2013

MY STORIES ( ~SERIES~ ): Himawari no Hana [ ひまわりのはな ] -Chapter 6: Ayah dan Ibu Keluar Negeri?!-

      Malam pun tiba. Aku dag dig dug. Entah harus melakukan apa. Bingung aku. Mati aku, tidur bareng couple baru. Couple sih couple, tapi 'kan, aku kalau dikira-kira seumuran dengan Sora-chan. Aku sekarang kelas 2 SMA kalau dikira-kira. Sora-chan juga kelas 2 SMA. Umurku 16, dan Sora-chan 16 juga. Katanya Sora-chan, Tomohisa umurnya 17 tahun. Beda setahun denganku. Vicchan 17 tahun. Recchan 16 tahun. Dan Tsu-kun 17 tahun.

      "Duh, mama kok nggak pulang-pulang yaa?" tanya Sora-chan sambil memainkan HP nya. "Lho, iya juga, ya. Tadi mama bilang jam setengah lima pulangnya. Sekarang 'kan, sudah malam. Kok belum pulang ya?" tanyaku balik. "Hm? Bukannya tadi mama bilang sama kamu mau kemana dan pulang jam berapa?" tanya Sora-chan lagi. Aku menghela nafas, "Habis, mama tadi bilang mau belanja dan ngobrol bareng ibu-ibu". Sora-chan mematikan HP nya dan berkata, "Tadi penampilan mama mu kayak gimana?" tanya Sora-chan balik. "Oh ya! Dia bawa koper, baju cakep, bawa tas kecil, pake perhiasan!" jawabku sambil memegang kepalaku.

      Jantungku dag dig dug, Aku mendengar ada suara SMS masuk dari Ponsel ku. Isi SMS itu ternyata ini: "Hai anakku! Ibu mau jalan-jalan ya sama teman-teman ibu. Ayah juga ikut jalan-jalan!Salam hangat, Ibu. Muah!". "A-Apa?!" teriakku tidak percaya. "Apa? Apaan sih?" Sora-chan menghampiriku. "I-Ibu, Ayah, serta teman-temannya ingin jalan-jalan" jawabku terbata-bata. "Hee? Kemanaa??" tanya Sora-chan dan bernada tinggi. "Entah" jawabku singkat. "Coba SMS lagi, dan tanyakan, ingin pergi kemana?" suruh Sora-chan. Aku mengambil ponsel ku, "Baik!"

Kubalas, "Ibu, Ayah, serta teman-teman Ibu mau kemana?".Lalu ada pesan masuk lagi, "Oh, Ibu, Ayah, dan Teman ibu mau keluar negri, tepatnya, Ayah ke Los Angeles, Ibu ke New York, dan Teman Ibu ke London." Jawab ibu. Aku tidak membalas, dan dalam hati bergumam, "Hmmm, jadi, aku berduaan dengan Tomohisa dong?! Asiiiik!". Aku menunjukkan SMS ibu ke Sora-chan. Sora-chan bilang, "Yey! Akhirnya, aku boleh main hujan donk!". Ia bangga sekali. Aku tersenyum kecil.

MY STORIES ( ~SERIES~ ): Himawari no Hana [ ひまわりのはな ] -Chapter 5: Teman Sekamar-

      Aku segera mengambil minum dan kembali ke kamar inap nya Sora-chan bersama Tomohisa. "Hei semua! Aku pacaran dengan Rena, lho!" Tomohisa menaruh tasnya. "W-What?!" tanya Vicchan. "Apakah itu benar? Rena? Oi?" tanya Vicchan. Tomohisa melirik ke arahku. "Y-Yaaaa.." jawabku menelan sambil air ludah. "D-D-Dullahan! Mana sih si Sora-chan?! Tolong cairin suasana ini dong!" gumamku dalam hati.

      "O-Oi! Tomo-kun! Kau bener pacaran sama Rena?" tanya Recchan. Tampaknya Tsu-kun tidak peduli soal cinta. Apakah dia anti-cinta?. Haha. Ada yang membuka pintu. Oh, ternyata si Sora-chan! Yosh! Ayo, cairkan suasana nya! "Nee, Sora-san, katanya Rena-san dan Tomo-san pacaran lho" Tsu-kun memberitahu hal itu ke Sora-chan.

      "W-Woi! Jangan dipadatin dong suasana kayak gini!" gumamku. "Sudahlah, lupakan hal yang tadi." Tomohisa bertindak. "O-Okay" kata Sora-chan. "W-Wey, memang benar? Kau pacaran sama Tomohisa?" tanya Sora-chan. "Iya!" Aku berkata cukup keras. "Ooooh. Baguslah!"kata Sora-chan. 

      "Baik! Waktunya pembagian kamar!" kata Tsu-kun. "Ide bagus, Ha-kun!" kata Sora-chan. "Untunglah... untung Tsu-kun mencairkan suasana nya..." pikirku. "Tapi! Woi? Kalian nginap disini?" tanyaku. "Iya lha, kan udah libur!" kata Recchan. "Ooo" jawabku singkat. "Kalian nginap sampai kapan?" tanyaku. "2 minggu doang, kok!" kata Vicchan. "No puroburemu (No problem) kan?" tanya Vicchan. "I-Iya sih" kataku. 

      "Aku, Recchan, dan Ha-kun sekamar. Di kamarnya Sora-chan." kata Vicchan. "Sedangkan Rena, Sora-chan, dan Tomohisa-kun sekamar. Di kamarnya Rena." perintah Recchan. "Oke, bos!" kata Sora-chan." Mandi nya berdua-berdua ya. "Aku berdua sama Tomohisa-san, Recchan dan Vicchan, Rena dan Sora-chan" kata Tsu-kun.

      "Yang mandi cewek duluan lho!" kataku. "Baiklah! Yang cowok terakhir ya!" kata Vicchan. "Jangan ngintip loh!" kata Recchan. "Dih? Siapa yang pengin ngintip? Jijik tahu!" kata Tsu-kun. "Mana salah satu dari kami yang sinting?" tanya Vicchan ke Recchan. "Tsu-kun dan Tomo-kun! Boo~ Ampun deh. Bye-bi!" Recchan beranjak ke kamar mandi untuk mandi. "Sudahlah..." Sora-chan menenangkan Tsu-kun.

MY STORIES ( ~SERIES~ ): Himawari no Hana [ ひまわりのはな ] -Chapter 4: Teman Cowok-

      "Ah, eh, uh, um, eng, ung, uwe, oh...." omonganku seperti anak bayi saja. "Ano... kau tadi dicariin sama teman-teman mu" aku berkata dengan gemeteran. "Ci-Ciyus lu? Tomohisa ganteng keren kece badai!"gumamku dalam hati. "Lho? kenapa kau menjawabnya dengan terbata-bata? Ah, salam kenal, namaku Tomohisa Shosaku. Yoroshiku, ne?" ia mengulurkan tangannya ke arahku.

     "Ah, ya. Salam kenal..." aku menerima uluran tangannya. Wew, empuk dan hangat. "Loh? Mengapa pipimu merah?" tanya Tomohisa padaku. "Eh?! Ma-Masa?!" Aku kaget dan segera memalingkan wajahku darinya. "D-Du-Dullahan?! Apa yang harus kulakukan!?" gumamku dalam hati. Duh, pengin nangis nih rasanya, ketemu cowok ikemen kayak gini!

      "Boleh 'kan aku temen sama kamu?" tanya Tomohisa. "T-T-Te-Tentu saja!" Aku tersenyum. "Kenapa sih? Sebenarnya, aku kenal kamu sih, tapi aku kadang ada kegiatan klub di sekolah, jadi tak bisa mampir kesini, deh. Haha" Tomohisa membalas senyumku. "Wew" jawabku singkat. Tomohisa berbisik padaku, "Hei, jangan bilang-bilang ya. Konoaida, watashi wa itsumo anata o mite iru to, nagai jikan no ato, watashi wa anata no you ni sukidatta." kata Tomohisa.

      "Eh?!"aku kaget. "Kanou de areba, hokanohito ga kono koto o shirimasen" bisiknya lagi. "B-Baiklah. Aku akan menjadi temanmu." Aku terbujuk oleh kata-katanya, dan ingin sekali berteman dengannya. "Tokorode, anata wa watashi no gaarufurendo deshou ka?" tanya Tomohisa. "Jika hal aku berpacaran denganmu tersebar tak apa-apa. Tapi, jangan sampai orang lain tahu kalau kita sama-sama suka." kata Tomohisa.

     "O-Oke" jawabku sambil mangguk-mangguk.

MY STORIES ( ~SERIES~ ): Himawari no Hana [ ひまわりのはな ] -CHAPTER 3: TEMAN TEMAN SORA-

Ting Tong! "Hmmm? siapa itu?" Oh, pasti itu si Sora-chan!" Aku segera membuka kan gerbang. Ternyata benar, itu Sora-chan dengan temannya. "Benar kan, dugaanku! Pasti dia membawa teman." gumamku dalam hati. "Silahkan masuk!" Aku bersikap sopan dan mengantarkan para tamu itu ke kamar nginap nya Sora-chan. "Tolong ya, Rena! Aku mau mandi dulu! Kamu main sama mereka aja dulu ya!" suruh Sora. "Hee? Oke deh!" jawabku.

Aku sudah tahu siapa nama-namanya. Ini daftarnya:
-Viktoria Asahina / (Acchan), Vicchan. Female
-Reona Yukina / (Recchan), Yukina-chan. Female.
-Tsuyoshi Hayato / (Tsu-kun), Ha-kun. Male.
-Dan satunya lagi aku nggak tahu. Male.
(Yang tanda kurung itu aku yang manggil, Teehee!)

      Memang sih, yang satunya lagi aku nggak kenal. Aku tadi tidak memperhatikan wajahnya. Tapi, dari sifatnya, kayaknya dia Jones deh! (Jones = Jomblo Ngenes.). Eh maksudku, belum punya pacar. Padahal sudah SMA, lho! Rata-rata kan, malah SMP, sudah ada yang pacaran! Aku dulu waktu SMP memang banyak yang ingin jadi pacarku, tapi kutolak semua, karena aku masih polos.

     "Baik, aku ambil minum dulu ya. Acchan, Recchan, dan Tsu-kun tunggu disini. Ya" kataku. "Hmm? Oh oke deh!" jawab Recchan sambil mengucir rambutnya. "Oh ya, ngomong ngomong Tomohisa-kun dimana, ya?" tanya Tsu-kun. "Oh ya! Hmmm, Rena! Tolong sekalian cari Tomohisa ya!" suruh Vicchan. "Hee? Oke deeeh!" jawabku sambil membuka pintu kamar nginap Sora-chan.

      Bruk! Auch! Sepertinya aku menabrak seseorang, aku memalingkan kepalaku ke atas dan... APAKAH ITU SI TOMOHISA?! OMG GANTENG BANGET?!

MY STORIES ( ~SERIES~ ): Himawari no Hana [ ひまわりのはな ] -CHAPTER 2: KEHIDUPAN SEHARI-HARI-

     "Rena, setelah sarapan, segera mandi, ya." perintah mama. "Oo? Baik, ma." jawabku seraya mengambil piring. "Waaah! Makanannya kelihatannya enak dan sedap! Itadakimasu (Selamat Makan)!"Aku menyantap makanan yang dibuat oleh mama dan Rena. "Gochisou-sama!" Aku selesai makan kurang lebih waktunya 5 menit. "Lho? Tumben sekali kau, Rena? Makannya cepet banget? Biasanya lelet dan mainin sendok aja?" tanya Sora-chan dengan nada tertawa kecil.

      "Hehe, soalnya aku mau main laptop sampai jam 12, lalu makan siang, dengerin lagu dari HP sambil tidur sampai jam 3 sore, dan aku mandi sore, deh." aku menjawab. "Lho? Rajin banget! Sampai dijadwalin segala!" Sora-chan mulai menyantap makanannya. Mama tertawa kecil. "Oke, Rena. Cepat sana mandi pagi. Lalu kalau sudah jam setengah delapan pagi, kamu tutup jendela, trus tutup tirai nya, dan juga tutup horden ya!" perintah Mama panjang lebar.

     "Nah, Sora juga cepat ya, makannya. Nanti kamu terlambat sekolah, lho!" Mama mengingatkan Sora. "Oke deh!" Sora mengacungkan jempolnya. Rena menjalankan kegiatannya. Akhirnya, tiba juga jam 3 sore. "Aiiih! Waktunya mandi sore~" Rena melepas earphone yang sebelumnya ada di telinganya. "Ma! Aku mandi, ya!" Rena menuruni anak tangga nya. "Oke deh, sayang! Mama mau belanja sekalian ngobrol sama ibu-ibu ya! Pulangnya nanti jam setengah lima sore! Bye!" Mama membuka gerbang dan membawa tas kecil.

      "Sip deh, Mom!" aku mengacungkan ibu jariku. "Jangan keluar rumah jika mama belum pulang, ya!" pesan Mama padaku. "Baik!" Aku segera menutup gerbang dan lari ke kamar mandi, lalu menyiapkan air yang hangat (walau sebenarnya agak dingin, sih). "Aaaah, enak sekali berendam, ya." Aku menikmati. "Sebaiknya, aku lekas cepat. Nanti, kalau Sora-chan ngebawa temannya gimana, ya?" Aku segera cepat-cepat membasuh badanku dan mencuci rambutku.

MY STORIES ( ~SERIES~ ): Himawari no Hana [ ひまわりのはな ] -CHAPTER 1: PANDANGAN PERTAMA-

      "Huaaaahmmm...". Seorang gadis terbangun dari tidurnya. "Aku sudah tak ingin hidup" gumamnya. "Hei! Jangan berbicara seperti itu!" seseorang masuk ke kamar gadis itu. "Hei! kubilang jangan masuk sembarangan tanpa mengetuk pintu!" jawabku. Oh, hai. Namaku Tokubetsu Rena. (特別麗奈). Tokubetsu artinya "Spesial" atau "Khusus". Aku tidak tahu mengapa aku diberi nama itu.

      "Oke, maaf-maaf. Oh ya, Rena. Kau mau makan apa hari ini?" tanya temanku, Soraya Sakurasaku (空や 桜咲く). "Hmmm, hei, Sora-chan, apa kau berpikir kalau hidup ini membosankan?" tanyaku dengan melirik Sora-chan. "Hush! Jangan memiringkan pembicaraan! Jadi kau hari ini mau sarapan apa?" tanya Sora-chan.

      "Aku ingin sup hangat dan air putih saja" jawabku dengan nada malas. "Oke, aku akan menjawab pertanyaanmu, Rena. Hidup ini menurutku tidak membosankan, kok" jawab Sora-chan. "Huh! Kau sama saja dengan mereka! Sampah!" jawabku. "H-Hei! Tenanglah! Aku akan menuruti maumu. Nanti saja ya, membicarakannya. Minumlah obatmu, Rena." Sora-chan segera beranjak keluar kamar.

      "Baik!" aku memanyunkan bibirku dan segera mengambil obat. Ah,ya! Aku lupa memberitahu, kalau aku mempunyai penyakit XP. Atau bisa dibilang penyakit yang jika terkena sinar matahari terlalu lama, kulit akan segera rusak. Aku tidak di sekolahkan oleh orangtuaku, karena aku tidak bisa terkena sinar matahari. Bukan karena tidak mempunyai  biaya yang cukup. Temanku, Sora-chan, selalu mengunjungiku tiap pagi. untuk membuatkan sarapan, membantu ibuku. Sora-chan setiap seminggu 5 hari menginap dirumahku. Sabtu dan Minggu dia pulang kerumahnya sendiri.